7 Cara memulai Bisnis Rumahan

 

Kini, banyak orang mencoba peruntungan di bidang bisnis rumah tangga. Jangan anggap remeh, bisnis ini menguntungkan, lho. Untung yang didapat bisa berkali-kali lipat! Banyak bidang yang bisa dipilih, jika kamu ingin membuka home industry. Misalnya bidang makanan, kerajinan tangan, pakaian, tas, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Seperti halnya membuka bisnis lain, banyak rintangan yang akan menghadang. Tenang! IDN Times siap berbagi tips untuk kamu yang ingin memulai bisnis industri rumah tangga. Perhatikan ulasan di bawah ini ya.

1. Pilih bidang bisnis yang sesuai
Poin ini sangat penting untuk kamu sebagai pebisnis pemula. Pilihlah bidang bisnis yang sesuai dengan dirimu. Kalau kamu suka dan memiliki minat pada bidang seni, maka industri rumah tangga berupa kerajinan tangan bisa kamu jalankan. Jangan memilih bidang bisnis yang tidak kamu suka atau bahkan sangat kamu benci ya!

2. Tetapkan visi dan misi bisnismu
Penting nih untuk menentukan arah dan tujuan bisnis home industry ! Visi dan misi menjadi panduan sekaligus tujuanmu menjalankan bisnis industri rumah tangga. Kamu juga akan berpeluang besar melebarkan sayap ke berbagai kota atau negara, lho.

3. Tentukan keunikan yang khas dari produkmu
Produk yang unik dan menarik akan meninggalkan kesan tertentu di benak banyak orang. Masih banyak orang menyepelekan poin ini. Padahal, memiliki ciri khas yang unik bisa membuat orang-orang ingat terus dengan produkmu.

Salah satu produk Kopi Temanggung dari kopisumbing.com

4. Cari waktu yang tepat untuk memulai bisnis
Jangan terburu-buru meluncurkan atau mempublikasikan industri rumah tanggamu ini. Carilah waktu yang tepat untuk memulai semuanya. Misalnya, kamu membangun bisnis rumah tangga busana muslim. Maka, beberapa pekan sebelum Ramadan menjadi waktu tepat untuk memulainya.

5. Hitung modal yang dibutuhkan
Kamu gak akan bisa menjalankan bisnismu kalau modal yang dibutuhkan tidak terpenuhi. Hitunglah secara terperinci modal yang kamu butuhkan untuk menjalankan industri rumah tanggamu. Sisihkan pula beberapa persennya untuk dana darurat yang bisa digunakan di lain hari.

6. Gencarkan promosi melalui beberapa media
Promosi adalah hal wajib yang perlu kamu lakukan untuk mempublikasikan produkmu. Semakin sering kamu melakukan promosi, maka semakin banyak orang yang tahu produk hasil home industry yang kamu jalani. Jangan lupa manfaatkan media sosial dan jaringan untuk publikasi ya!


Mau belajar Digital Marketing? Di Jogja Digital Course saja

 

7. Perluas jaringan bisnismu
Agar home industry-mu makin berkembang dan meluas, maka kamu juga perlu menjalin hubungan baik dengan jaringan bisnis lain. Misalnya, kamu bekerja sama dengan rumah makan atau toko-toko tertentu yang dapat menjual produkmu. Dengan begitu, tak menutup kemungkinan jaringan bisnismu akan meluas hingga level pemerintah atau perusahaan global.

Nah, gak galau lagi, kan mau bisnis rumahan. Percayalah, selalu ada jalan buat kita yang selalu berinisiatif dan serius. Good luck!

(sumber: idntimes)

————————————————————————-
Mau Belajar tentang Digital Marketing?

Yuuk Cek website Jogja Digital Course

Atau klik tombol di bawah ini

 

Incoming search terms:

  • cara mengembalikan kartu memori musik yang asli